Website penyedia layanan peta kemunculan pokemon tersebut salah satunya adalah PokeVision.com disini bisa dengan bebas mencari pokemon yang muncul tanpa adanya kebohongan perihal kemunculan pokemon yang ditampilkan pada website tersebut , semua kemunculan pokemon benar serta sangat akurat karena kabarnya pihak pengelola website tersebut menggunakan API dari website niantic jadi data-data yang dimunculkan tersebut semua diambil dari server niantic.

Setelah beberapa hari dibiarkan akhirnya CEO Niantic akhirnya buka suara karena merasa website tersebut sangat menggangu rencana tujuan game pokemon-Go itu sendiri yang bertemakan tentang petualangan yang seru keluar rumah dan mencari pokemon tanpa adanya petunjuk yang jelas membuat game tersebut menjadi lebih greget ,
“Saya benar-benar tidak menyukai hal ini. Apa yang mereka lakukan membunuh kesenangan yang ditawarkan game ini. Dengan melakukan hacking dan mengambil data dari sistem kami ini sama saja pelanggaran terhadap persyaratan kami,” kata Hanke.
Setelah pernyataan itu beredar pihak PokeVision.com pun menutup layanan tersebut hingga saat ini karena merasa bahwa game tersebut milik Niantic dan segala kebijakannya harus di patuhi oleh para pemain.
“Jika Niantic meminta kami untuk menutup PokeVision, kami akan melakukannya, tentu. Ini game mereka, kami menghargai itu,” kata salah satu pendiri PokeVision dikutip dari Tech Insider.
Namun hal tersebut banyak di sambut oleh negatif oleh para Trainer Pokemon-Go pasalanya setelah update terbaru Pokémon GO 0.31.0 jejak dibawah Pokemon Nearby sudah dihilangkan jadi para trainer merasa fair dengan adanya PokeVision.com tersebut karena fitur yang membantu para Trainer untuk mencari pokemon sudah di hilangkan karena fitur tersebut dianggap kurang akuran dan membuat kesesataan .



0 komentar:
Posting Komentar